VARTANA · BOTANICAL WELLNESS

Kebaikan dari alam,
untuk keseharian.

Kami membawa kekayaan botanikal Indonesia ke dalam produk yang dibuat dengan penuh perhatian pada bahan, proses, dan cerita di baliknya.

FILOSOFI VARTANA

Setiap bahan memiliki cerita.

Sebelum menjadi bagian dari satu cangkir, setiap bahan berasal dari tanaman, tanah, musim, dan tangan yang merawatnya.

VARTANA membawa cerita itu lebih jauh melalui produk botanikal yang dibuat dengan sederhana, penuh perhatian, dan tetap dekat dengan kekayaan alam Indonesia.

Rooted in Earth, Built for Growth.

BOTANICAL COLLECTION

Empat racikan, empat karakter.

Empat racikan pertama VARTANA dibuat dari rempah pilihan Indonesia. Setiap racikan memiliki karakter rasa, aroma, dan komposisi yang berbeda.

BOTANICAL SERIES · 01

Signature Blend

Racikan khas VARTANA dengan komposisi rempah paling lengkap. Karakternya hangat, kompleks, aromatik, dan seimbang.

Berat per tea bag±9 g

Rempah yang digunakan

JaheSeraiKayu ManisCengkehKapulagaAdasLada PutihLada HitamPala

Profil rasa

Hangat, kompleks, dan seimbang dengan lapisan rasa rempah yang lebih lengkap.

Aroma

Jahe, kayu manis, cengkeh, kapulaga, pala, dan rempah lainnya saling melengkapi.

Yang membedakan

Varian paling lengkap dalam Botanical Series dengan karakter rempah VARTANA dalam satu racikan.

Cocok untuk

Untuk dinikmati kapan saja saat menginginkan satu cangkir dengan karakter rempah yang lengkap.

Cara penyajian

1 tea bag · ±9 g · 200 ml air · 90–95°C · 3–5 menit

TUJUAN KAMI

Tiga hal yang kami percaya.

Bagi VARTANA, memilih botanikal bukan sekadar tentang bahan. Ini tentang bagaimana kita melihat apa yang kita konsumsi, dari mana sesuatu berasal, dan nilai apa yang dapat tercipta di sepanjang perjalanannya.

01

Lebih Sadar dengan Apa yang Diminum

Pilihan yang baik dimulai dari mengetahui apa yang kita konsumsi. Bukan hanya melihat nama produknya, tetapi mengenal bahan yang digunakan, memahami karakter rasanya, dan tahu dari mana sebuah produk berasal. Tidak perlu istilah yang rumit. Cukup tahu apa yang ada di dalam cangkir kita.

02

Rasa Tidak Harus Selalu Datang dari Manis

Alam menawarkan banyak karakter. Ada hangat dari jahe, aroma segar dari serai, rasa rempah dari kayu manis dan cengkeh, karakter khas dari kapulaga dan pala, serta warna dan aroma dari kunyit. VARTANA memberi kita cara lain untuk menikmati minuman melalui karakter bahan itu sendiri.

03

Kembali Mengenal Bahan

Satu cangkir minuman berawal dari tanaman yang tumbuh di tanah. Ada petani, tanah, musim, proses, dan pengetahuan di baliknya. Karena itu, bagi VARTANA, botanikal bukan sekadar bahan baku. Di balik setiap bahan ada cerita yang jauh lebih panjang.

Kesehatan dan keseimbangan untuk keseharian. Kesempatan yang lebih baik untuk masa depan.

CARA KAMI

Bahan yang jelas. Cerita yang terhubung.

Kami memilih botanikal berdasarkan karakter bahan, kualitas, dan kesesuaiannya dalam sebuah racikan. Kami mengolahnya dengan perhatian pada karakter alaminya, kemudian menyusunnya menjadi komposisi yang mudah dipahami dan mudah dinikmati.

Bukan untuk membuat sesuatu yang terlihat rumit. Tetapi untuk membuat sesuatu yang terasa tepat.

01

Pemilihan

Memilih bahan berdasarkan karakter, kualitas, dan kesesuaiannya dalam sebuah racikan.

02

Pengolahan

Mengolah bahan dengan perhatian pada karakter alaminya dan menjaga konsistensi setiap racikan.

03

Peracikan

Menyusun komposisi yang seimbang agar setiap bahan memiliki perannya.

04

Perjalanan

Membawa bahan dari sumbernya menuju keseharian sambil menjaga cerita di baliknya tetap terhubung.

CERITA VARTANA

Mengapa Botanikal?

Ketika Cara Kita Minum Mulai Berubah

Kita minum setiap hari.

Kadang untuk menemani pagi. Kadang setelah makan. Kadang hanya karena ingin berhenti sejenak dari kesibukan.

Tapi semakin banyak hal yang kita konsumsi setiap hari, semakin banyak pula pertanyaan sederhana yang mulai muncul.

Apa sebenarnya yang kita minum?

Dari mana bahan-bahannya berasal?

Apakah rasa harus selalu datang dari sesuatu yang terlalu manis atau terlalu kuat?

Pertanyaan-pertanyaan kecil seperti ini perlahan mengubah cara orang memilih minuman.

Bukan berarti kita harus berhenti menikmati apa yang kita suka. Bukan juga tentang mengatakan bahwa satu jenis minuman lebih baik daripada yang lain.

Hanya saja, pilihan mulai menjadi lebih sadar.

01

Dari Rasa yang Sederhana

Di tengah banyaknya pilihan minuman modern, VARTANA justru melihat sesuatu yang sudah lama ada di sekitar kita.

Tanaman. Rempah. Bahan-bahan yang sejak dahulu digunakan dalam keseharian masyarakat Indonesia.

Jahe dengan rasa hangatnya.
Serai dengan aroma segarnya.
Kayu manis dengan karakter manis-rempahnya.
Cengkeh, kapulaga, pala, kunyit, dan berbagai botanikal lainnya dengan karakter masing-masing.

Bahan-bahan ini sebenarnya tidak pernah benar-benar pergi.

Mereka hanya perlu dihadirkan kembali dengan cara yang lebih relevan dengan kehidupan hari ini.

Dari situlah VARTANA Botanical Wellness dimulai.

02

Bukan Sekadar Minuman

VARTANA tidak ingin membuat minuman yang sekadar terlihat alami.

Kami ingin setiap bahan punya alasan untuk berada di dalam sebuah racikan.

Kami ingin rasa tetap terasa sebagai rasa.

Aroma tetap datang dari bahan yang digunakan.

Dan ketika seseorang membaca komposisinya, mereka bisa memahami apa yang sebenarnya ada di dalam satu cangkir.

Sederhana. Jelas. Tidak dibuat rumit.

Karena bagi kami, kembali ke bahan yang sederhana bukan berarti kembali ke masa lalu.

Justru membawa sesuatu yang sudah baik ke dalam kehidupan modern.

03

Dari Tanah, Menuju Cangkir

Dan mungkin, inilah alasan paling sederhana mengapa kami memilih botanikal.

Kami percaya bahwa produk yang baik tidak harus kehilangan cerita tentang dari mana ia berasal.

01

Dari tanah Indonesia.

02

Dari tanaman yang tumbuh di dalamnya.

03

Dari tangan orang-orang yang merawatnya.

04

Kemudian diracik dengan perhatian dan dibawa ke dalam keseharian.

Satu cangkir mungkin terlihat sederhana. Tetapi di baliknya ada perjalanan yang panjang. Dan VARTANA ingin perjalanan itu tetap terasa.

04

Dan Cerita Ini Tidak Berhenti di Cangkir

Karena pada akhirnya, VARTANA tidak hanya ingin menjual botanical drink.

Kami ingin membangun hubungan yang lebih panjang antara bahan, produk, manusia, dan tanah tempat semuanya bermula.

Ketika bahan pertanian memiliki nilai lebih tinggi, lebih banyak nilai dapat kembali kepada orang-orang di baliknya.

Ketika konsumen mengenal bahan yang mereka konsumsi, hubungan dengan produk menjadi lebih berarti.

Dan ketika produk dibuat dengan cerita yang jelas, sebuah cangkir tidak lagi hanya menjadi minuman. Ia menjadi bagian kecil dari perjalanan yang lebih besar.

DARI TANAH, MENUJU CANGKIR

JURNAL VARTANA

Cerita dari alam, pertanian, dan keseharian.

Ruang untuk berbagi cerita tentang botanikal Indonesia, bahan, proses, pertanian, dan perjalanan VARTANA.

01

Ketika Cara Kita Memilih Minuman Mulai Berubah

02

Mengenal Kekayaan Botanikal Indonesia

03

Dari Bahan Pertanian Menjadi Produk Bernilai

04

Mengapa Rempah Begitu Dekat dengan Keseharian